Cara Mencegah Kelahiran Prematur Berulang

Semua orang tua pasti ingin anaknya lahir dalam kondisi sehat dan dilahirkan pada waktu yang seharusnya. Sayangnya, terkadang ada beberapa kondisi yang membuat bayi harus lahir secara prematur. Misalnya ketika dideteksi plasenta lepas, sehingga harus segera diambil tindakan persalinan, atau karena berbagai kondisi lainnya.

Lalu, apakah sebenarnya kelahiran prematur bisa dicegah? Apalagi jika Anda sudah beberapa kali hamil dan semua lahir secara prematur?

Meskipun tidak bisa mencegah 100%, tetapi ada beberapa hal yang bisa Anda coba untuk mencegah kelahiran prematur berulang, yaitu:

1. Atur Jarak Kehamilan

Pada ibu hamil yang pernah mengalami kelahiran prematur, umumnya risiko mengalami kembali kelahiran prematur akan lebih tinggi. Itulah sebabnya, sangat penting untuk mengatur jarak kehamilan kembali, karena semakin dekat jaraknya maka risikonya juga akan meningkat.

2. Lakukan Deteksi Dini Kehamilan

Jika Anda sedang dalam kondisi hamil dan ingin menghindari kelahiran prematur, maka ada baiknya lebih sering memeriksakan diri ke dokter untuk melakukan deteksi dini terhadap adanya masalah pada kehamilan. Semakin cepat masalah terdeteksi, maka dokter bisa lebih cepat mencari perawatan kehamilan yang tepat untuk mencegah terjadinya kelahiran prematur.

3. Melakukan Penjagaan Lebih Ketat

Melakukan penjagaan pada kondisi tubuh selama hamil merupakan hal yang sangat penting. Namun, pada Anda yang memiliki riwayat kelahiran prematur, maka hal ini harus lebih diperhatikan lagi. Misalnya, Anda harus memastikan bahwa seluruh nutrisi yang dibutuhkan dapat terpenuhi. Jika perlu, lakukan suntik hormon atas arahan dokter. Selain itu, terapkan pola hidup yang sehat, seperti istirahat dengan cukup dan hindari berbagai hal yang tidak sehat.

Hal yang tidak kalah penting yaitu tetap tenang dan kelola stres. Sebagai orang tua Anda menginginkan kelahiran normal dan bukan prematur tentu hal yang wajar. Namun, ketika Anda terlalu takut akan mengalami kelahiran prematur berulang, justru bisa membuat Anda merasa tertekan dan kondisi ini tidak baik bagi kehamilan Anda.

Solusinya, Anda bisa melakukan konsultasi pada dokter spesialis kandungan yang menangani kehamilan Anda. Tidak hanya berkonsultasi seputar kesehatan kehamilan saja, Anda juga boleh menceritakan kekhawatiran Anda agar dokter bisa memberikan saran untuk menenangkan Anda.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *